Tm2 - sistem informasi akuntansi - kampus milenial ITBI Medan

Nama : rika Aulia
Kelas : pagi
Jurusan : sistem informasi akuntansi

SOAL:
1. Apa yang dimaksud dengan Sistem Pengendalian Intern dan jelaskan tujuan dari system Pengendalian Intern?
Jawaban : Pengendalian intern adalah suatu cara dalam mengarahkan, mengawasi, dan mengukur sumber daya suatu organisasi atau perusahaan. 
Terdapat tujuan sistem pengendalian intern antara lain:
-Menjaga kekayaan organisasi
-Melaksanakan pemeriksaan ketelitian dan keandalan data akuntansi
-Memberikan dorongan efisiensi operasional
-Memberikan dipatuhinya kebijaksanaan manajemen.


2. Jelaskanlah Unsur-unsur System Pengendalian Intern? 
Jawaban : Struktur yang memisahkan tanggung jawab fungsional secara tegas. Struktur organisasi merupakan kerangka “frame work” pembagian tanggung jawab fungsional pada unit-unit organisasi yang dibentuk untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan pokok perusahaan. Pembagian tanggung jawab fungsional dalam organisasi ini didasarkan pada prinsip-prinsip berikut ini:
  • Harus dipisahkan fungsi-fungsi operasi dan penyimpangan dari fungsi akuntansi.
  • Suatu fungsi tidak boleh diberi tanggung jawab penuh untuk melaksanakan semua tahap suatu transaksi.

Sistem wewenang dan prosedur pencatatan yang memberikan perlindungan yang cukup terhadap kekayaan, uang, pendapatan dan biaya. Dalam organisasi, setiap transaksi biaya hanya terjadi atas dasar otorisasi dari pejabat yang memiliki wewenang untuk menyetujui terjadinya transaksi tersebut. Oleh karena itu dalam organisasi harus dibuat sistem yang mengatur pembagian wewenang untuk otorisasi atas terlaksananya setiap transaksi.

Sistem wewenang dan prosedur pencatatan yang memberikan perlindungan yang cukup terhadap kekayaan, uang, pendapatan dan biaya. Dalam organisasi, setiap transaksi biaya hanya terjadi atas dasar otorisasi dari pejabat yang memiliki wewenang untuk menyetujui terjadinya transaksi tersebut. Oleh karena itu dalam organisasi harus dibuat sistem yang mengatur pembagian wewenang untuk otorisasi atas terlaksananya setiap transaksi.

Pratik yang sehat dalam melaksanakan tugas dan fungsi setiap unit organisasi, pembagian wewenang tanggung jawab fungsional dan sistem wewenang dan prosedur pencatatan yang telah ditetapkan tidak akan terlaksana dengan baik jika tidak diciptakan cara-cara untuk menjamin praktik-praktik yang sehat dalam pelaksanaannya. Berikut ini cara-cara yang dapat digunakakan oleh perusahaan dama melaksanakan praktik yang sehat ialah:

-Penggunaan formulir bernomor urut cetak yang pemakaiannya harus dipertanggung jawabkan oleh yang berwenang.

-Pemeriksaanmendadak “surprised audit” dengan jadwal yang tidak teratur.

-Setiap transaksi tidak boleh dilaksanakan dari awal sampai akhir oleh satu orang atau satu unit organisasi, tanpa ada campur tangan dari orang atau unit organisasi lain.

-Perputaran jabatan “job diskripsion” yang diadakan secara rutin yang akan menghindari persekongkolan para pejabat dalam melaksanakan tugasnya.

-Keharusan mengabil cuti bagi karyawan yang berhak.

-Secara periodik diadakan pencocokan fisik kekayaan dengan catatannya untuk menjaga kekayaan organisasi dan mengecek ketelitian dan keandalan catatan akuntansi.

-Pembentukan unit organisasi yang bertugas untuk mengecek efektivitas unsur-unsur SPI yang lain.

Karyawan yang mutunya sesuai dengan tanggung jawabnya. Untuk mendapat karyawan yang kompeten dan dapat dipercaya berbagai cara berikut ditempuh oleh perusahaan:

-Seleksi calon karyawan berdasarkan persyaratan yang dituntut oleh pekerjaannya.

-Pengembangan pendidikan karyawan selama menjadi karyawan perusahaan, sesuai dengan tuntutan perkembangan pekerjaannya.

3. Jelaskan Fungsi-fungsi yang terkait dalam Akuntansi Penjualan Kredit?
Jawaban: 1.      Fungsi Penjualan 
Fungsi ini bertanggung ja-wab untuk menerima order dari pembeli, meminta otorisasi kredit dan mengisi surat order pengirim-an apabila diketahui tidak tersedia persediaan fungsi ini membuat back order.
2.      Fungsi Kredit
Fungsi ini bertanggung ja-wab untuk meneliti status kredit pelanggan dan memberikan oto-risasi kredit kepada pelanggan.
3.      Fungsi Gudang
Fungsi ini bertanggung ja-wab untuk menyimpan barang dan menyiapkan barang yang dipesan oleh pelanggan serta menyerahkan barang ke fungsi pengiriman.
4.      Fungsi Pengiriman
Fungsi ini bertanggung ja-wab untuk menyerahkan barang atas dasar surat order pengiriman yang diterimanya dari fungsi pen-jualan dan menjamin bahwa tidak ada barang yang keluar tanpa ada otorisasi dari yang berwenang.
5.      Fungsi Penagihan
Fungsi ini bertanggung ja-wab untuk membuat dan mengi-rimkan faktur penjualan kepada pelanggan serta menyediakan Sa-linan faktur bagi kepentingan pen-catatan transaksi penjualan oleh fungsi akuntansi.
6.      Fungsi Akuntansi
Fungsi ini bertanggung ja-wab untuk mencatat piutang yang timbul dari transaksi penjualan kredit dan membuat serta meng-irimkan pernyataan piutang kepa-da para debitur serta membuat la-poran penjualan dan mencatat har-ga pokok persediaan yang di jual ke dalam kartu persediaan

4. Informasi apa yang diperlukan manajemen dalam Penjualan Kredit?
Jawaban : Informasi yang diperlukan oleh manajemen dari transaksi penjualan dengan kartu kredit adalah: Jumlah pendapatan penjualan menurut jenis produk atau kelompok produk selama jangka waktu tertentu. ... Jumlah harga pokok produk yang dijual selama jangka waktu tertentu. Nama dan alamat pembeli.

5. Apa saja yang kamu ketahui mengenai Sistem Akuntansi Penjualan Kredit dan buatlah satu
flowchart yang menjelaskan transaksi penjualan Kredit?
Jawaban: sistem akuntansi penjualan kredit adalah rangkaian kegiatan yang mengatur tentang penyerahan barang kepada pembeli yang pembayarannya dilakukan dikemudian hari sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati.

Komentar